1 Tahun Kepemimpinan Ratu Dewa: Kemiskinan Turun ke Satu Digit, Ekonomi Tumbuh, 47 ASN Disanksi

MEDIAPAGI.CO.ID, Palembang – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam (RD-PS) mencatat sejumlah capaian yang diklaim berdampak langsung bagi masyarakat. Mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, pembenahan infrastruktur, hingga reformasi kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Ratu Dewa menyebut, indikator paling terasa dalam setahun terakhir adalah turunnya angka kemiskinan di Kota Palembang.

“Sebelum kami menjabat, angka kemiskinan Palembang di atas 10 persen. Alhamdulillah dalam satu tahun turun menjadi satu digit. Ini capaian yang terukur,” ujarnya kepada awak media, Kamis (19/2/2026).

Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Palembang juga meningkat dari sebelumnya 5,3 persen menjadi 5,8 persen di era RD-PS.

“Pertumbuhan ekonomi ini bukan sekadar angka, tapi menunjukkan geliat usaha dan daya beli masyarakat yang semakin baik,” ungkapnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun naik dari 82 persen menjadi 83,27 persen. Menurut Dewa, capaian tersebut diraih melalui program-program yang dirancang secara terarah dan terukur.

Infrastruktur hingga Ikon Kota Dibangun

Dalam upaya mempercantik wajah kota, RD-PS menjalankan tiga program utama. Pertama, perbaikan infrastruktur jalan, baik jalan nasional, provinsi, kota hingga lingkungan.

“Koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi berjalan baik. Banyak ruas jalan sudah diperbaiki. Untuk jalan kota, kami genjot agar semuanya mulus dan nyaman dilalui,” jelasnya.

Kedua, pembenahan penerangan jalan umum (PJU). Persoalan lampu jalan disebut menjadi salah satu keluhan utama masyarakat saat awal kepemimpinannya.

“Dengan menggerakkan seluruh OPD, masalah ini berangsur membaik. Tahun ini hasilnya akan semakin terlihat, Palembang harus terang di malam hari,” tegasnya.

Ketiga, revitalisasi ikon dan destinasi kota. Air mancur di Bundaran Masjid Agung diperbaiki, kawasan Benteng Kuto Besak dipercantik, serta lampu Jembatan Ampera kini membuat ikon kota tampak lebih indah pada malam hari.

Baca Juga  Polda Sumsel Memberikan Atensi Serius Terhadap Dua Pelaku Pembacokan Petani di Empat Lawang

Stunting Turun, Drainase Dibenahi

Di bidang kesehatan, Pemkot Palembang menerapkan pola ‘bapak asuh’ untuk penanganan stunting. Hasilnya, angka stunting yang sebelumnya di atas 200 kasus kini turun menjadi 149 kasus.

“Artinya lebih dari 50 anak berhasil keluar dari kondisi stunting. Ini kerja bersama semua pihak,” kata Dewa.

Untuk mengatasi banjir, Pemkot juga melakukan pendalaman dan pelebaran drainase. Dari lima mesin pompa yang sebelumnya hanya dua berfungsi optimal, ke depan ditargetkan seluruhnya dapat bekerja maksimal.

Reformasi ASN dan Pengawasan Ketat

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Dewa mengaku rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) dua hingga tiga kali dalam sepekan ke kantor-kantor OPD guna memastikan pelayanan publik berjalan maksimal.

“Setahun ini ada 47 ASN yang kami beri sanksi, mulai dari teguran hingga penurunan pangkat dan jabatan. Kami ingin ASN sepenuh hati melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengeluarkan kebijakan ASN wajib menggunakan transportasi umum minimal satu kali setiap awal bulan pada hari Selasa. Selain itu, CCTV dipasang di setiap perkantoran dan terintegrasi dengan Kominfo untuk memantau kinerja pegawai.

“Di bidang teknologi, kita telah memasang puluhan CCTV di jalan protokol dan sejumlah sudut kota yang dapat dipantau masyarakat secara langsung,” katanya.

Sepanjang satu tahun kepemimpinan RD-PS, Palembang juga meraih puluhan penghargaan tingkat nasional maupun lokal.

“Semua ini bukan kerja saya sendiri, tapi kerja bersama seluruh jajaran dan masyarakat Palembang. Kami akan terus bekerja agar kota ini semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.(Amru)

Komentar