MEDIAPAGI.CO.ID, OKI – Peningkatan infrastruktur dasar menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa, khususnya di wilayah dengan karakteristik lahan yang menantang seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa kondisi geografis OKI yang didominasi lahan rawa menjadikan pembangunan infrastruktur membutuhkan biaya dan perencanaan lebih besar dibandingkan wilayah tanah mineral. Jumat (13/02/2026).
“Wilayah OKI ini sekitar 70 persen merupakan lahan rawa dengan topografi dan demografi yang spesifik. Artinya, pembangunan tentu lebih memakan biaya dibanding membangun jalan di tanah mineral. Dengan adanya perhatian dari APP Group melalui PT OKI Pulp & Paper Mills, ini akan menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di OKI untuk ikut berkontribusi,” ujar Herman Deru.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan masyarakat OKI, kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi APP Group. OKI merupakan daerah rawan karhutla, dan perusahaan telah berperan aktif dalam pencegahan serta penanganannya. Mencegah tentu lebih baik dan lebih murah daripada memadamkan. Karena itu, diperlukan ketentraman dan kolaborasi, karena kita ini satu ekosistem antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat,” tambahnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unit usaha APP Group, PT OKI Pulp & Paper Mills dengan pembangunan jalan konstruksi beton di kawasan Pasar Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Pembangunan jalan beton sepanjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar 8 meter dan ketebalan 20 sentimeter ini dilaksanakan pada periode Oktober 2025 hingga Februari 2026 dengan nilai anggaran CSR mencapai Rp4,3 miliar. Program ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain itu, perusahaan juga membangun jalan konstruksi beton yang digunakan bersama oleh perusahaan dan masyarakat sepanjang 4,43 kilometer. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan memperluas konektivitas kawasan, memperlancar distribusi hasil usaha warga, serta mendukung mobilitas sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.
Vice Director PT OKI Pulp & Paper Mills, Gadang H. Hartawan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Kami percaya keberlanjutan tidak hanya terkait aspek lingkungan, tetapi juga kesejahteraan sosial. Infrastruktur jalan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi warga sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat,” jelasnya.
Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata, menambahkan bahwa pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama.
“Kami berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Akses jalan yang lebih baik diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat sinergi jangka panjang antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” ungkap Suhendra.
Kondisi jalan yang sebelumnya belum memadai kini telah berubah menjadi akses yang lebih layak, aman, dan nyaman dilalui kendaraan masyarakat maupun distribusi logistik. Perbaikan ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi peningkatan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Baung serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang di Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Peresmian pembangunan jalan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Momentum ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada manfaat8 ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip keselamatan kerja serta keberlanjutan operasional.(Krisna)








Komentar