Jalan Terbangun, UMKM Tumbuh: Warisan TMMD Ke – 129 untuk Kemandirian Masyarakat

MEDIAPAGI.CO.ID, PALEMBANG – TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang meninggalkan lebih dari sekadar hasil pembangunan fisik. Di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis (13/8/2026), semangat membangun kemandirian masyarakat terlihat melalui kehadiran stand UMKM binaan Koramil jajaran Kodim 0418/Palembang.

Berbagai produk usaha masyarakat ditampilkan dalam rangkaian penutupan TMMD. Kehadiran stand tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus menunjukkan potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat di wilayah binaan.

Para tamu undangan dan masyarakat yang hadir dapat melihat langsung produk-produk yang dihasilkan pelaku usaha lokal. Interaksi tersebut menjadi peluang promosi sekaligus membuka kemungkinan pasar yang lebih luas.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pemberdayaan ekonomi merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap masyarakat.

Baca Juga  Kasdim 0418/Palembang Pastikan Finishing RTLH Ibu Sumila Berjalan Maksimal

“Kami berharap keberadaan stand UMKM ini dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan yang dilakukan melalui TMMD diharapkan tidak hanya memberikan perubahan terhadap lingkungan, tetapi juga mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan produktif.

Pesan itu menjadi penting ketika TMMD ke-129 memasuki akhir pelaksanaan. Sebab, ukuran keberhasilan pengabdian bukan hanya berapa banyak sasaran pembangunan yang selesai, tetapi juga seberapa jauh masyarakat mampu melanjutkan manfaat yang telah diberikan.

Jalan yang dibangun akan menjadi akses bagi aktivitas warga. Rumah yang diperbaiki akan menjadi tempat tinggal yang lebih layak. Sementara UMKM yang diberdayakan diharapkan menjadi penggerak ekonomi keluarga.

Inilah wajah TMMD yang lebih utuh: membangun infrastruktur, menguatkan masyarakat dan membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

Komentar