oleh

Kasdim 0402,OKI-OI Berikan Bantuan Empat anak penyakit menahun dan Mushola

PEDAMARAN.OKI,Mediapagi.Co.id–Kasdim 0402 OKI- OI, menyantuni bocah penyintas Kangker Kulit, Hasil Pemeriksaan rumh sakit palembang yang lalu, Warga Pedamaran V, Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI,Provinsi Sumsel Kamis (08/10/2020),Selesai berikan bantuan tempat ibadah,membantu Plapon,keramik dua Mushola didesa lebuh rarak, langsung Kunjungi Empat anak mengidap Penyakit menahun kanker kulit.

Upaya ini merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat terkait derita yang dialami empat bocah asal Desa Pedamaran 5 Tanjung Nior Kecamatan Pedamaran, yaitu Windu Kristian Praseno (14), Dedef Firmansyah (10), Lipinta (10), dan Ringgo Pranata (7).

Kamis (8/10) Mayor Ernanda (Kasdim 0402 OKI- OI) Santunan ini bagi dirinya biasa kita lakukan untuk membantu sesama manusia,orang yg lagi sakit ,Mushola tempat Ibadah selagi kita mampu,apalagi Pedamaran ini kelahiran ku, Kasdim dari Nenek moyangnya asli pedamaran, dan apalagi kalau kita masih sehat,ada rezeki kenapa kita tidak lakukan hal yang Seperti ini dan keluarga empat anak ini sangant membutuhkan bantuan dari manapun.ungkap Mayor Ernanda,Kepada Mediapagi.

Menerima uluran tangan dari Kasdim 0402 OKI-OI, Erfendi orangtua dari Windu Kristian dan Dedef Praseno, merasa cukup diringankan bebannya. “Terimakasih telah datangi kami, bantuan ini sangat berarti bagi pengobatan anak-anak kami,” ungkapnya sambil sedikit terisak,dengan waja sedih
Adapun yang turut hadir Pihak kecametan,Pihak Puskesmas,Kades pedamaran v. dan Danramil pedamaran serta Anggota TNI koramil pedamaran

Tempat terpisah,demikian juga Murni, nenek dari Ringgo dan Lipinta. Nenek Murni mengungkap keluarganya telah berupaya mengobati cucunya itu, namun kondisi Ringgo justru makin parah, berat badannyapun kian turun.

Bocah malang tersebut, tutur dia, pernah dirawat di RSUD Kayuagung. Namun karena kondisinya tidak membaik, pihak rumah sakit merujuk ke RSMH Palembang. “Kami terus berusaha agar diberi kesembuhan, namun kami mengalami keterbatasan biaya,” tuturnya.(editor Edg)

Bagikan

Komentar