Lurah Kelurahan Talang Ubi Barat Ajak Warga Turun ke Jalan Untuk Melakukan Aksi Gotong Royong Perbaikan Jalan

MEDIAPAGI.CO.ID, PALI – Keselamatan pengendara yang melintasi jalan provinsi penghubung Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Rawas Utara (Muratara), dan Kota Lubuklinggau kini menjadi perhatian serius. Minimnya perbaikan permanen di sejumlah titik kerusakan memaksa warga Kelurahan Talang Ubi Barat turun ke jalan untuk melakukan aksi gotong royong perbaikan jalan secara mandiri, Sabtu (02/05/2026).

Kondisi jalan yang berlubang di sepanjang jalur utama dari arah Lubuklinggau menuju Kantor Lurah Talang Ubi Barat dilaporkan telah memicu sejumlah kecelakaan lalu lintas dalam beberapa pekan terakhir.

Lurah Talang Ubi Barat, Ritawati Anwar, S.Th.I., M.Si., NL.P, membenarkan bahwa aksi gotong royong ini lahir dari keresahan masyarakat atas jatuhnya korban jiwa maupun luka akibat kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat dari arah Lubuklinggau menuju arah Kantor Lurah Talang Ubi Barat, agar ekstra hati-hati. Ada beberapa titik lubang yang sangat dalam dan sudah sering mengakibatkan kecelakaan,” ujar Ritawati saat memantau kegiatan warga.

Ia merinci bahwa selama sepekan terakhir, warga di wilayah Talang Tumbur didampingi Ketua RW dan RT setempat, Rangga Kenzokenzi, telah melakukan penambalan menggunakan semen (cor) secara swadaya. Langkah ini diambil sebagai tindakan darurat karena kerusakan jalan sudah tidak bisa lagi ditoleransi.

Insiden terbaru dilaporkan terjadi pada Kamis lalu di dekat Kantor Lurah. Seorang pengendara motor mengalami kecelakaan tunggal setelah mencoba menghindari lubang besar. Ironisnya, titik tersebut sebelumnya sudah beberapa kali diperbaiki warga dengan cara dicor, namun kembali rusak akibat beban kendaraan yang melintas.

Baca Juga  RSUD Talang Ubi H Anwar Mahakil Memberikan Pelayanan Kesehatan yang  Merata Kepada Masyarakat

Pagi ini, fokus gotong royong beralih ke daerah Talang Baru, tepat Yo di depan SD negeri 2 di mana kerusakan jalan mencapai level yang cukup parah. Ritawati menyebutkan bahwa pihaknya telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan di sekitar wilayah tersebut untuk meminta bantuan material berupa batu jalan.

“Kami sudah meminta bantuan kepada pihak perusahaan untuk membantu material batu, namun hingga saat ini belum ada kabar atau respons dari pihak perusahaan. Karena mendesak, akhirnya warga bersama RW/RT kembali berinisiatif melakukan gotong royong penambalan sementara dengan alat dan bahan seadanya,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Lurah Talang Ubi Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang masih memiliki semangat kebersamaan di tengah keterbatasan.

“Terima kasih kepada para warga, RT, dan RW yang telah meluangkan waktu dan tenaganya membantu perbaikan jalan sementara ini. Ini murni bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan sesama pengguna jalan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus bekerja menutup titik-titik krusial di sepanjang jalan provinsi tersebut. Para pengendara diharapkan dapat mengurangi kecepatan saat melintasi wilayah Talang Ubi Barat, terutama pada malam hari atau saat cuaca hujan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(Hera)

Komentar