Warga SP3 Desa Pancawarna Kecamatan Pedamaran Timur Keluhkan Pelayanan BRI Sumber Hidup

Kab OKI174 Dilihat

Laporan wartawan: Yon Senin 8-5-23

MEDIAPAGI.CO.ID – PEDAMARAN TIMUR.OKI, Warga SP3 Desa Pancawarna Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir( OKI)Provinsi Sumsel keluhkan pelayanan BRI Sumber hidup, pasalnya pegawai BRI Adeputra tidak komitmen terhadap konsumen yang meminjam dana KUR, atas nama Istri Sudiharyono “Deni”, zaman pak DODI yang ACC survei sudah dua kali minjam KUR pertama mpnjam 15 juta, sisa 8 juta di lunasi dan pinjam lagi cair 35 juta.

Lalu setiap bayaran tidak ada kemacetan dan pelayanannya sangat baik, kemudian pegawai BRI ini digantikan sama Adeputra, banyak warga kecewa karena Adeputra tidak komitmen dan banyak janji- Janji palsu tidak ditepati, (Bohong) terhadap konsumen yang pernah pinjam dua kali jadi konsumen

Minggu 7/5/2023 Deni menceritakan berjalan setahun sisa pinjaman 25 juta lalu saya lunasi karena Adeputra memberi harapan/mengharapi bahwa akan cair pengajuan Konsumen 50 juta kalau sudah melunasi pinjaman yang lama, ternyata Adeputra tidak Komitmen dan tidak menepati janjinya (berbohong) terhadap Konsumen warga SP3 Desa pancawarna.jelasnya.

Deni berharap pegawai BRI Sumber hidup pak Ade putra ini tolong kepada pengawas BRI pusat pak adeputra ini di pindakan atau di berhentikan dari BRI Sumber hidup,karna konsumen banyak Kecewah kususnya warga Desa pancawarna bukan mau menolong masyarakat malahan sengsarakan masyarakat konsumen Harapan Deni

Terpisah warga yang sama, Jimi juga perjanjian dengan pak adeputra.
Minjam duit 30 juta dan di Acc.
Sebelumnya almarhum “Sakduna’ ibu nya jimi ini masih punya hutang KUR masih 15 juta. 3 hari setelah meninggal pihak bank menagih/penyurvei atas nama Ade putra datang kerumah almarhum nemui anak² nya. Dan meminta pertanggung jawaban atas waris hutang itu kata Adeputra pegawai bank BRI Pedamaran Timur.


Kemudian anak nya almarhum atas nama jimi dan Debi siap membayar hutang nya yg masih 15 juta itu tapi jimi akan meminjam lagi 30 juta, dan itu di iyakan atau di sepakati oleh oleh pak Adeputra akan di cairkan 30 juta.

Namun setelah jimi melunasi hutang itu kepada Pak Adeputra Pegawai BRI yang gantikan Pak Dodi ini dengan harapan meminjam lagi 30 juta. Namun sangat marah dan kecewa nya jimi,,setelah di suruh ke kantor bank untuk pencairan ternyata setelah di buatkan ATM nya dan buku tabungan nya rupanya hanya di cairkan 10 juta saja,,sedangkan menutupi bank itu 15 juta
uang itu juga dapat dari pinjaman dengan tetangga karena harapan Jimi Adeputra akan mencairkan maka dirinya berani minjam sebentar.

Akhirnya Buku tabungan dan ATM itu tidak di ambil nya karena rasa kecewa jimi kepada pak adeputra merasa di permainkan dan di tipu.

Sampai sekarang ATM nya tidak pernah dia ambil karena janji meminjamkan 30 juta namun hanya di cairkan 10 juta saja.

Sampai sekarang jimi merasa sangat sakit hati dan kecewa kepada adeputra yg sudah mempermainkan kami ucap Jimi dan Debi warga berharap karyawan bank seperti ade putra ini dipindahkan dari BRI sumber hidup SP1 Pedamaran Timur atau di berhentikan,karena sikap nya yang arogan dan sesukanya saja meminjamkan dana KUR menurut selera nya saja tidak sesuai prosedur atau peraturan dana KUR yang tertera dari pemerintah.

Masih lanjut Debi, saya kecewa lagi dengan pak Adeputra karena saat saya minta tolong untuk pengurusan pemecahan sertifikat rumah di mintai duit 4 juta untuk mengurus pemecahan sertifikat rumah, saya menyetujuinya. Namun sampai sekarang tidak tau kabar nya.


Dan tanpa sepengetahuan debi,pak ade menyampaikan bahwa biaya pengurusan itu ada tambahan 1,5 juta dan sudah di talanginya hingga debi punya hutang lagi dengan pak adeputra sebanyak 1,5 juta.
Debi pun kaget darimana dia akan membayar sisa nya sedangkan uang 4 juta itu untung-untung tidak meminjam dari rentenir. Jelas Debi.


Debi berharap “jika surat tersebut belum ada penyelesaian tolong uang nya di kembalikan karena saya tidak punya orang tua lagi, saya yatim piatu mencari nafkah sendiri”. Ucap debi.

Hal yang sama atas nama Pian warga SP3 Desa pancawarna Kecamatan Pedamaran Timur Kab OKI provinsi Sum- Sel.
Sudah mengajukan pinjaman bank KUR sebesar 100 juta dg agunan sertifikat tanah perkebuna, sebelumnya Zaman Dodi pegawai Bank pian juga sudah pernah meminjam uang KUR di BRI sumber hidup ini dan lancar tanpa ada tunggakan atau macet.
Berjalan waktu selang 2 tahun± pian tidak pernah pinjam dan sekarang mengajukan kembali kepada pak adeputra,
Survei baru yg menggantikan pak dodi sebelum nya setelah di survei keterangan pak adeputra jangka 2 minggu akan di cairkan kata pak adeputra,
Namun setelah menunggu waktu berbulan bulan tidak ada kepastian dari bank BRI hanya mampu mencairkan sedikit karena alasan pian ini hanya bekerja menjadi buruh harian di tempat orang.

Pian sangat merasa kecewa karena sikap mereka yang seolah merendahkan seakan pian tidak mampu membayar pinjaman 100 juta nantinya.
Padahal warga ini pian sudah pernah 2 kali pinjam di BRI ini dengan jumlah banyak kemudian mampu membayarnya dan lancar tanpa ada tunggakan sedikit pun.
Pian butuh modal untuk usaha nya dagang dan bertani,ungkap Pian.

Bagikan

Komentar