oleh

Diterima DPRD Lahat, 7 Kabupaten/Kota Mendukung Sumsel Barat

Jurnalis Feriand
Red Barab Dafri FR

LAHAT SUMSEL, mediapagi.co.id – Kedatangan Presedium pemekaran Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Barat ke Bumi Seganti Setungguan diterima audensi langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Lahat. Selasa (21/7/2020).

“Tujuh Kabupaten/Kota yang sudah kami datangi, seperti Pagaralam, Lahat, Empat Lawang, Pali, Muara Enim, Lubuk Linggau, Musi Rawas semuanya merespon positif, kecuali Muratara belum kita datangi,” terang Sekretaris Presedium Pemekaran Sumsel Barat, Hazairin Hanafiah, saat audensi.

Hazairin yang merupakan mantan Ketua DPRD Lahat juga mengatakan bahwa Presedium Pemekaran Sumsel Barat terbentuk 1 Desember 2019 lalu yang diketuai oleh mantan Walikota Pagaralam, Djazuli Kurus.

Hazairin mengakui, saat ini moratorium DOB belum dibuka oleh pemerintah pusat. Namun, usulan harus disiapkan dan saat moratorium dibuka, usulan harus sudah masuk.

“Ada yang mempermasalahkan moratorium. Kita ini ngimbang (ngintip), kalau Papua dibuka, kita sudah masuk,” jelasnya.

Diuraikannya, kalau Papua sudah masuk dan kita baru akan mengusulkan, ketinggalan. Perjuangan ini masih panjang, mungkin setahun dua tahun kedepan. Kenapa masih panjang, karena masih memerlukan dukungan masyarakat.

Walaupun demikan, Hazairin mengaskan untuk penetapan ibukota sangat riskan terjadi gejolak. Sehingga presedium memutuskan tidak mambahas rencana ibukota Sumsel Barat.

“Calon Provinsi Sumsel Barat memiliki luas wilayah 30 ribu meter persegi dan penduduk 2,5 juta jiwa serta masalah ibukota, kita sepakat tidak dibicarakan sekarang. Nanti akan diserahkan ke konsultan dan tim independen,” lugasnya.

Sementara, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST pun mendukung rencana besar ini dan kehadiran seluruh perwakilan fraksi dan komisi dalam pertemuan dengan Presedium Pemekaran Sumsel Barat, jadi bukti dukungan tersebut.***

Bagikan

Komentar