Ini Perhatian DPRD Lahat Terhadap Kesiapan Penanganan Kasus Corona Di RSUD

Parlementaria243 Dilihat

Jurnalis: Andika Eyek
Red – Barab Dafri. FR

LAHAT SUMSEL, mediapagi.co.id – Kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat sebagai salah satu RS Rujukan Pasien Covid -19 atau Virus Corona menjadi perhatian Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lahat, Arry MPd.

Perhatian tersebut terungkap saat Arry dan Anggotanya menggelar rapat di ruang Komisi IV dihadiri Direktur RSUD dan perusahaan perusahaan guna untuk memberikan bantuan, seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan ruang isolasi khusus.

Anggota Komisi IV DPRD Lahat, Widiah Ningsih mengungkapkan saat ini RSUD lahat kesulitan, Alat Pelindung Diri dalam mengatasi virus corona ini. kepada perusahaan perusahaan yang ada di Kabupaten Lahat unuk dapat mengulurkan tangan.

Uluran tangan itu, tambah Widiah, bisa dengan membantu bekerjasama memberikan bantuan peralatan yang dibutuhkan, seperti APD, maupun Ruang Isolasi dan lainnya. Menurutnya, di Kabupaten Lahat sendiri harus memiliki persiapan secepat mungkin terkait dalam hal mengatasi penyebaran Virus Corona ini.

“RS kita belum siap dan harus gerak cepat, kami mengharapkan uluran tangan perusahaan yang ada di Lahat. Jika ada perusahaan ingin memmbantu barang atau berbentuk apapun yang tidak melanggar aturan,” jelasnya. Selasa (24/3/2020)

Direktur RSUD Lahat dr Erlinda ZA MKes mengungkapkan meskipun ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai salah satu Rumah Sakit rujukan pasien Covid 19 atau Virus Corona. Diakuinya, saat ini kondisi RSUD Lahat belum siap, mengingat terbatasnya Alat Pelindung Diri ( APD) dan ruang isolasi.

“Kami masih terkendala dan kami juga saat ini sedang membenahi ruang isolasi khusus yang sudah disiapkan tiga ruangan yang masih dalam tahap penyelesaian. Selain itu, kami kesulitan mendapatkan APD yang saat ini telah menghilang dipasaran,” terang Erlinda.

Pihak perusahaan mendukung penuh hal tersebut. Namun, menurut Lingga perwakilan dari Primanaya Group, agar pihak RSUD membuat tim khusus yang mengkoordinir perushaaan yang akan memberikan bantuan, sehingga yang disiapkan dalam bantuan dapat lebih tepat guna dan bermanfaat.

“Contohnya nanti ada yang beri masker dan kami beri masker juga, jadi masker semua lebih baik bentuk tim khusus untuk mengkoordinir apa saja yang diprlukan,” ungkapnya saat memberikan saran.***

Bagikan

Komentar