oleh

Paham Radikalisme Tak Dibenarkan Pesantren Muara Pinang

Jurnalis Herlan
Red Barab Dafri FR

EMPAT LAWANG SUMSEL, mediapagi.co.id – Pesantren Daarul Hufadz Al Amanah Maleha Hasyim yang berlokasi di Desa Muara Pinang, Kecamatan Muara Pinang, tidak membenarkan tentang paham radikalisme atau aksi kekerasan.

Hal itu diungkapkan Pimpinan Pesantren Ust Junaedi saat disambangi media ini bersama Satuan Intelkam Polres Empat Lawang di Pesantren Daarul Hufadz Al Amanah Maleha Hasyim . Rabu (15/7/2020).

Ditambahkan Ust Junaedi, pihaknya mengajarkan tentang cara hidup rukun dan tenteram. Oleh karena itu, jajaran pengasuh pesantren sangat mendukung penuh kinerja Pemerintah dan Polri serta TNI untuk mencegah adanya aksi terorisme di Kabupaten Empat Lawang.

“Dalam kegiatan belajar mengajar para santri disini juga diajarkan pendidikan yang anti terhadap radikalisme dan terorisme, caranya kami membatasi dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terpengaruh dalam ajakan paham radikalisme,” jelasnya.

Sedangkan Ust Hidir selaku pengajar mengatakan, bahwa dalam dunia pendidikan tidak wajib diajarkan tentang paham radikalisme sejak dini, bukan di dalam lingkungan Pesantren dan Sekolah Umum saja.

“Namun kepada orang tua kami selalu titip pesan agar selalu menanamkan sifat nasionalisme, cinta tanah air dan toleransi terhadap antar umat beragama lainnya, agar selalu tercipta perdamaian,” urai Ust Hidir.

Sementara, Kasat Intelkam AKP Suharjo SH ketika dikonfirmasi media ini disela sela kegiatan melalui Kanit IV Kamneg Aipda Andoria, menjelaskan kegiatan ini sebagai penggalangan terkait radikalisme di wilayah hukum Polres Empat Lawang.

Andoria menerangkan, kunjungan pihaknya ke Pesantren Daarul Hufadz Al Amanah Maleha Hasyim tersebut tidak ditemukannya kegiatan Radikalisme. Bahkan, pimpinan dan pengajar serta jajaran pesantren sangat mendukung kinerja pemerintah, Polri dan TNI dalam upaya mencegah radikalisme.***

Bagikan

Komentar