oleh

Kunker Komandan Korem 044/Garuda Dempo di Makodim 0405/Lahat Berlangsung Khimad

Jurnalis: Barab Dafri. FR

LAHAT SUMSEL, mediapagi.co.id – Kedatangan Kolonel Arh Sonny Septiono SE, Komandan Komando Resor Militer (Danrem) dalam Kunjungan Kerja (Kunker) di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0405/Lahat diawali dengan upacara milter yang dipimpian Dandim Letkol Kav Sungudi SH Msi, selanjutnya tari selamat datang dan yel-yel oleh prajurit TNI AD setempat.

Usai penyambutan tradisi milter yang dimulai pukul 09.00 Wib Jumat (21/2/2020) kemarin, Danrem diikuti Dandim beserta Ibu-ibu persit melanjutkan pemotongan pita saat peresmian dua gapura Makodim yang baru saja dibangun berbentuk gaya minimalis nan megah khas Kodam Sriwijaya.

Acara selanjutnya di gedung aula utama komplek Makodim, Danrem memberikan pengarahan kepada Prajurit, PNS dan Persit jajaran Kodim 0405/Lahat dan menjelaskan bahwa setiap prajurit TNI harus baik kepada semua orang dan elemen masyarakat, bila perlu mengalah untuk menang demi kepentingan yang lebih besar. Hal itu sesuai instruksi Pangdam ll/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan SIP MHum.

Tentunya, lanjut Danrem, lingkungan yang bersih merupakan awal hidup sehat selain jaga pola hidup sehat, yakni dengan berolahraga dan istirahat cukup. Kemudian laksanakan pembinaan satuan secara optimal secara terus menerus, sehingga tugas pokok dapat terwujud dengan baik.

“Tingkatkan kemampuan perorangan sesuai dengan tupok, serta mahir dibidang jabatan masing-masing, bekerja dengan ikhlas dan senang hati, tetapi jangan seenaknya sendiri,” imbuh Danrem.

Sementara itu, Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Sungudi SH Msi menuturkan, kedatangan Danrem 044/Gapo ini, tidak lain memberikan wejangan, bersilaturahmi sekaligus kunker melihat kondisi di lapangan.

“Banyak hal yang diberikan, mulai dari kediplinan bekerja, team work, hingga menghindari dari pemberitaan hoax. Terpenting, jangan sampai Prajurit TNI terpecah belah disebabkan pemberitaan tidak benar, selalu junjung kekompakkan baik di kantor dan di rumah,” jelasnya.

Ditegaskan Dandim, Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI ini adalah harga mati dan wajib dijaga keutuhannya, supaya semaunya tidak terkotak-kotak.***

Bagikan

Komentar