oleh

Penanganan Virus Corona, Dewan Minta Dinkes Lahat Siapkan Alat Medis Di Sekolah

Red – Barab Dafri. FR

LAHAT SUMSEL, mediapagi.co.id – Komisi IV DPRD Lahat rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk mengambil langka antisipasi penanganan virus corona atau covid 19, bertempat di ruang Oproom DPRD Lahat dimulai pukul 10.30 Wib hingga jam 13.05 Wib. Senin (16/3/2020).

Terlihat dalam ruang rapat itu Ketua Komisi IV DPRD Lahat Ary Amd, Anggotanya Nopran Marjani SPd, Ariadi dan Samarudin SH. Serta hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat Ponco Wibowo SKM Mkes dan Direktur RSUD Lahat dr Hj Erlinda Mkes.

Ketua Komisi IV DPRD Lahat Ary Amd meminta kepada Dinkes Lahat menyediakan alat medis berupa peralatan pengukur suhu tubuh dan ditempatkan disetiap sekolah dan dinas instansi. Dan, bila perlu pengadaan alat tersebut diusulkan kepada Pemkab Lahat dan ke Pemerinrtah Pusat untuk dianggarkan.

“Selain itu, kami himbau kemasyarakat, agar selalu cuci tangan pakai sabun sebanyak banyaknya, dan sering sering berjemur diterik sinar matahari, apalagi virus ini bisa menempel di benda benda selama 12 jam dan akan mati diatas suhu 30 derajat,” jelasnya.

Sementara Anggota Komisi IV DPRD Lahat, Nopran Marjani SPd juga meminta kepada Dinkes Lahat melakukan pencegahan sejak dini terlebih ditempat seperti di sekolah, dan dinas instansi. Karena penyebaran virus corona lebih cepat dibandingkan virus flu burung.

Sedangkan Anggota DPRD Lahat, Ariadi mengajak masyarakat Lahat untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan disarankannya kepada Dinkes Lahat guna pengadaan antiseptik diseluruh sekolah dan dinas intansi.

Anggota DPRD Lahat, Samarudin SH memberi wejangan agar lebih berhati hati serta selalu menerapkan pola hidup sehat dan kekhawatiran di masyarakat jangan sampai berlebihan.

Kepala Dinkes Lahat, Ponco Wibowo SKM Mkes saat memberikan jawaban Anngota DPRD Lahat tersebut mengaku belum ada laporan satu orang pun yang terkena virus corona di Kabupaten Lahat. Namun, Virus corona memang dapat menular melalui riwayat kontak. tapi penjangkitan virus corona itu pun ada prosesnya.

“Untuk upaya antisipasinya, kita terus melakukan cek kesehatan baik inspeksi ke dinas dinas instansi, tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Lahat yang bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi,” ungkapnya.

Direktur RSUD Lahat dr Hj Erlinda MKes juga menerangkan ketika pasien dalam keadaan suhu panas 39 celcius dan riwayat bepergian maka dilakukan pemeriksaan ronsen. Tapi bila ada tanda sesak, maka pihaknya lakukan pemeriksaan ronsen.

“Pasien diisolosi selama 14 hari, dan apabila pasien positif, maka kita kirim ke Palembang dan dikirim ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut. Dan, untuk hasil pemeriksaan selama tiga hari, namun disisi lain untuk pelayanan kami akui kurang, seperti tenaga medis,” lugasnya.***

Bagikan

Komentar