oleh

Terbukti, Terobosan Pemkab Lahat “Jurus Jitu” Kejar PAD

Jurnalis Feriand
Red Barab Dafri FR

LAHAT SUMSEL, mediapagi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat miliki terobosan “Jurus Jitu” untuk mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Informasi terungkap, jika sebelummya masyarakat di desa yang dikejar pembayaran PBB, kali ini giliran lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lahat. Rupanya hasil yang didapat cukup mencengangkan.

Ditemui media ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lahat, H Januarsyah Hambali SH MM mengatakan, bahwa sesuai Surat Edaran Bupati Lahat tentang bukti pelunasan PBB jadi syarat utama bagi ASN jajaran Pemkab Lahat untuk mendapatkan tunjangan penghasilan pegawai (TPP), dan beban kerja (BK).

“Alhamdulillah, dengan sistem ini kita juga memetik hasilnya. Baru sekitar satu minggu saja pencapaian pajak sektor PBB tembus Rp 1,6 miliar,” sambung Januarsyah, Kamis (6/8/2020).

Diterangkannya, terobosan ini juga untuk mendorong ketaatan pajak dikalangan ASN yang sepatutnya menjadi contoh, jangan sampai masyarakat selalu dikejar pelunasan PBB sedangkan ASN sendiri banyak yang lalai bayar PBB.

“Adanya terobosan ini akhirnya ketahuan, rupanya ada ASN yang dari tahun 1994 tidak bayar PBB yang sifatnya wajib bagi masyarakat, entah itu sosoknya ASN atau bukan, tetap harus bayar PBB,” tuturnya.

Sementara, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lahat, Subranudin SE MAP kepada media ini melalui Kabid PBB-P2 dan BPHTB, Hendri Agus Firmansyah merincikan nominal tiap wajib pajak tidak semua sama, sesuai yang tertera dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).

Sistem Pembayaran PBB ini, lanjutnya, menggunakan aplikasi V-Tex, yang ngelink ke Bank BRI. Sehingga saat Nop dimasukkan, langsung tercantum seluruh riwayat pembayaran PBB, baik yang lunas dan menunggak.

“Ada yang terhutang sampai Rp 2 juta dan awalnya banyak ASN yang terkejut. Karena satu instansi baru bisa mencairkan TPP dan BK, kalau semuanya sudah melunasi PBB. Target kita 6000 an ASN di Lahat ini, lunas PBB,” tegas Hendri Agus.***

Bagikan

Komentar